Masih tertinggal, hilangkanlah.

Masih tak bisa melupakan rasa sakit yang kau timbulkan, padahal aku di sini sudah bahagia dengan seseorang. Apa Aku terlalu membencimu? Atau sebaliknya. Apa aku terlalu mencintaimu? Kebahagian yang kau rasakan bersamanya membuat rasa sakit ini bertambah. Aku tak tau apakah aku sanggup melihat wajahmu saat kita bertemu nanti. Aku berharap bisa mengangkat kepalaku saat bertemu denganmu bukan menunduk menyesali yang terjadi. Aku ingin menghadapi dengan ikhlas kalau kau adalah masa laluku sekaligus kau adalah masa depanku yg tak pernah terjadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s